large image
KEPALA SMKN 1 KANDEMAN

SUYANTA,S.Pd.,M.Si
NIP. 196609202005021001
KRITIK DAN SARAN
BURSA KERJA KHUSUS
LINK TERKAIT
RKJM - RKT SMKN 1 Kandeman
Share this article on :

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1        Latar Belakang

Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan. Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) menyatakan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradapan bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Pengembangan SDM yang cakap, kreatif dan mandiri lebih mengarah kepada tanggung jawab pendidikan kejuruan. Salah satu komponen dari pendidikan kejuruan adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

SMK merupakan lembaga pendidikan kejuruan yang secara khusus membidangi pendidikan kejuruan tingkat menengah. Peraturan Pemerintah  Republik  Indonesia  No  17  Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, pasal 76 menyatakan bahwa “tujuan pendidikan menengah kejuruan adalah membekali peserta didik dengan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kecakapan kejuruan para profesi sesuai dengan kebutuhan masyarakat”. Tetap terjaganya kualitas pendidikan kejuruan ini, pengembangan kurikulum harus dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia industri (DU/DI). Berdasar dari pemikiran ini, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berfikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. 

 

Dalam kerangka otonomi daerah, pengelolaan dan penyelengaraan pendidikan nasional membutuhkan keterpaduan serta keselarasan kebijakan antara Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemeritah Daerah. Pembangunan pendidikan di daerah pada hakekatnya adalah upaya terencana, terarah dan berkesinambungan dalam meningkatkan kapasitas daerah sesuai dengan fungsi dan tujuan pendidikan nasional.

Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga berupaya untuk mewujudkan tujuan tersebut. Pemerintah Kabupaten Batang telah menetapkan visi pembangunan pendidikan di wilayah Batang yaitu terselengaranya layanan prima pendidikan yang berkualitas untuk mewujudkan masyarakat Batang yang cerdas komprehensif dan berdaya saing. Yang dimaksud masyarakat Batang yang cerdas komprehensif dan berdaya saing adalah masyarakat Batang yang menjadi sumberdaya manusia yang berkualitas, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, bereto skerja tinggi, demokratis dan bertanggung jawab untuk menghadapi tantangan dan tutntutan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global. ( Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Batang No. 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Batang).

Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bupati Batang Nomor 32 Tahun 2015 tentang Pedoman Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah di Lingkungan Kabupaten Batang maka pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan pada SMK Negeri 1 Kandeman harus dirumuskan dalam dokumen perencanaan jangkamenengah. Rencana Jangka Menengah SMK Negeri 1 Kandeman Tahun 2015 - 2019 merupakan perencanaan dan pengembangan sekolah jangka menengah yang disusun selama empat tahun sebagai dokumen yang diacu dalam melaksanakan program dan kegiatan sekolah serta mewujudkan visi dan misi       sekolah.

SMK Negeri 1 Kandeman merupakan sekolah menengah kejuruan yang berdiri sejak tahun 2003 yang pada awalnya bernama SMK Negeri 1 Tulis. Tekad Pemerintah Daerah dalam upaya peningkatan pelayanan dan akses pendidikan di Kabupaten Batang pada saat itu maka atas Ijin dan Ridho Tuhan Yang Maha Kasih berdirilah Unit Sekolah Baru yang diberinama SMK Negeri 1 Tulis  Kabupaten Batang yang dikukuhkan dengan SK Bupati Batang No:421/252/2003.Atas Nama Bupati Batang Bapak Bambang Bintoro,SE.

Tahun pelajaran 2003/2004 merupakan tonggak sejarah dimulainya Proses Belajar Mengajar (PBM) SMK Negeri 1 Tulis ,dengan 3 program keahlian yaitu : Teknik Mekanik Otomotif (TMO), Teknik Audio Video (TAV) dan Teknik Pemesinan (TP) dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih bergabung dengan SMK Negeri 1 Batang (SMEA Negeri 1 Batang pada saat itu) yang dilaksanakan pada sore hari. Tepatnya Tahun pelajaran 2004/2005 Siswa-siswi SMK Negeri 1 Tulis sudah dapat menempati kelas barunya yang dibangun diatas lahan 4,5 hektar yang beralamat di desa Kandeman Kec.Tulis. Kehadiran SMK N 1 Tulis disambut baik oleh  Masyarakat batang pada Umumnya dan pada kususnya didaerah sekitar Sekolah dengan bertambahnya Animo masarakat untuk dapat melanjutkan pendidikannya di SMK setelah lulus SMP/MTs sederajat. Untuk memenuhi tuntutan masyarakat inilah SMK N 1 Tulis terus menambah jumlah rombongan belajarnya dari 4 rombel menjadi 6 rombel.

Dengan peraturan Daerah atas pemekaran wilayah pada tahun 2008 Kecamatan tulis terbagi menjadi 2 wilayah yaitu Kecamatan Tulis dan Kecamatan Kandeman, mengingat letak SMK N 1 Tulis berada di Desa Kandeman maka secara geografis SMK N 1 Tulis berubah menjadi SMK Negeri 1 Kandeman pada tahun pelajaran 2008/2009.

Prestasi demi prestasi telah diperoleh baik dibidang olahraga, akademis, seni, keagamaan dan prestasi-prestasi lainnya. Dengan prestasi-prestasi inilah tumbuh kepercayaan masarakat atas keberadaan SMK N 1 Kandeman semakin tinggi, dengan tingginya kepercayaan masarakat inilah pada decade 2 tahun terakhir di bawah kepemimpinan Bapak Drs.Sulistio, MSi telah dikembangkannya pelayanan masarakat dengan menambah 3  Kompetensi keahlian yaitu Teknik Elektronika Industri (TEI) dan Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik (TIPTL) dan pada tahun 2014 ditambah 1 kompetensi keahlian lagi yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), sehingga pada tahun pelajaran 2014/2015 SMK Negeri 1  Kandeman memiliki 7 kompetensi keahlian. Sampai pada tanggal 30 Juli 2015 SMK Negeri 1 Kandeman dibawah kepemimpinan Bapak Drs.Sulistio,MSi telah berusia 12 Tahun dengan 7 kompetensi keahlian, 1272 siswa, 70 Guru dan 21 TU.

Rencana Strategis atau Rencana Kerja Jangka Menengah merupakan perencanaan taktis strategis SMK Negeri 1 Kandeman selama 5 (lima) tahun ke depan, yang merupakan pelaksanaan  dari  arah  kebijakan,  sekaligus  menjadi  acuan  dalam  penyusunan  rencana kegiatan-kegiatan di sekolah. Manajemen strategis adalah proses untuk membantu organisasi dalam mengidentifikasi apa yang ingin dicapai sekolah, dan bagaimana seharusnya mereka mencapai hasil yang bernilai.

Arah pengembangan dan  kebijakan pendidikan Dit. PSMK pada hakekatnya adalah pemenuhan secara bertahap dan berkesinambungan terhadap 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan (SNP). Pengembangan Sekolah/Madrasah secara berkesinambungan untuk mencapai 8 SNP dimaksudkan untuk meningkatkan  kemampuan dan daya saing bangsa Indonesia di forum regional/internasional.

Strategi pengembangan sekolah di SMK Negeri 1 Kandeman dilakukan melalui peningkatan tenaga pendidik yang profesional dan kompeten pada bidangnya masing-masing, peningkatan sarana dan prasarana yang cukup memadai untuk menunjang proses pembelajaran serta terjaminya ketersediaan dan keterjangkauan layanan pendidikan formal yang berkualitas dengan tanpa membedakan status ekonomi, gender, dan wilayah. Pengembangan tersebut juga dilakukan dengan cara penerapan pendidikan yang kreatif dan inovatif  dalam rangka mewujudkan satuan pendidikan yang efektif, efisien, akuntabel, profesional dan teransparan.

Pendekatan yang dilakukan oleh SMK Negeri 1 Kandeman dalam pengembangan tersebut dilakukan melalui cara: (1) peningkatan layanan SMK, (2) peningkatan manajemen sekolah, (3) peningkatan kualitas proses pembelajaran, (4) peningkatan sarana prasarana, (5) peningkatan kualitas lulusan SMK dan (6) mencoba mengembangkan SMK sebagai pusat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.

Semua pendekatan tersebut akan tercapai manakala ada dukungan yang sungguh-sungguh dari seluruh elemen sekolah mulai dari kepala sekolah, jajaran wakil kepala sekolah, kepala kompetensi keahlian dan seluruh guru maupun tenaga kependidikan yang ada. Untuk mewujudkan sekolah ideal, maka pihak sekolah perlu   melakukan analisis kesenjangan  dan  pemetaan kebutuhan sekolah secara tepat. Rencana pentahapan dan realisasinya tersebut harus disusun dalam sebuah dokumen pengembangan sekolah  yang disebut Rencana Pengembangan Sekolah.

Perencanaan Jangka Menengah berfungsi sebagai pedoman perencanaan jangka menengah sekaligus indikator pengukuran kinerja selama empat tahun bagi SMK Negeri 1 Kandeman, sehingga penting bagi sekolah untuk menyusun RKJM Tahun 2015 - 2019 agar pencapaian terhadap visi dan misi sekolah menjadi terarah, jelas, fokus dan sesuai dengan harapan.

 

 

 

1.2        Landasan Hukum

Landasan Hukum Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK Negeri 1 Kandeman Tahun 2015 – 2019 adalah sebagai berikut:

  1. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Batang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2757 );
  2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2003, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
  3. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);
  4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang   Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410);
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
  7. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4863);
  8. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
  9. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);

10.  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;

11.  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional 15 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 464);

12.  Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan pada Satuan Pendidikan Dasar (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 66);

13.  Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Batang (Lembaran Daerah Kabupaten Batang Tahun 2013 Nomor 3);

14.  Peraturan Bupati Batang Nomor 16 Tahun 2014 tentang Pendanaan Pendidikan di Kabupaten Batang (Berita Daerah Kabupaten Batang Tahun 2014 Nomor 16);

15.  Peraturan Bupati Batang Nomor 32 Tahun 2015 tentang Pedoman Pengelolaan Anggaran  Pendapatan dan Belanja Sekolah di Kabupaten Batang (Berita Daerah Kabupaten Batang Tahun 2015 Nomor 32);

16.  Keputusan Bupati Batang No: 421 / 252 / 2003 tentang Izin Penyelenggaraan Sekolah di SMK Negeri 1 Kandeman.

 

1.3        Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan Rencana Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK Negeri 1 Kandeman Tahun 2015 - 2019  ini adalah tersedianya dan tersusunnya dokumen perencanaan jangka menengah sekolah selama empat tahun. Sedangkan tujuan penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK Negeri 1 Kandeman Tahun 2015 - 2019  ini adalah:

  1. Mendiskripsikan kebijakan, arah, strategi sekaligus menformulasikan program dan kegiatan sekolah dalam kurun waktu lima tahun yaitu tahun 2015 sampai tahun 2019.
  2. Menyediakan sebuah dokumen yang strategik dan komprehensif yang menjamin adanya konsistensi perumusan kondisi dan masalah sekolah, perencanaan arah kebijakan, pembuatan strategi hingga pemilihan program strategis yang sesuai dengan kebutuhan sekolah dalam rangka pencapaian visi dan misi sekolah.
  3. Sebagai dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan sekolah serta
  4. Bahan acuan untuk mengidentifikasi dan mengajukan sumberdaya pendidikan yang diperlukan untuk pengembangan sekolah.

 

1.4        Hubungan RKJM dengan Dokumen Perencanaan Strategis Pembangunan Pendidikan Daerah/Nasional

Keterkaitan antara Rencana Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK Negeri 1 Kandeman Tahun 2015 – 2019 dengan dokumen perencanaan strategis pembangunan pendidikan daerah/nasional adalah sebagai berikut:

  1. Rencana Strategis Pendidikan Nasional yang mengamanatkan Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) menyatakan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradapan bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. 
  2. Rencana Strategis Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang mengamanatkan Rencana Strategis (Renstra) Pembangunan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah merupakan penjabaran atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah 2015-2019. Sebagai dokumen perencanaan lima tahunan, penyusunan Rencana Strategis tersebut, mengakomodir Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional tahun 2015-2019 yang di dalamnya mencakup 3 (tiga) pilar kebijakan pembangunan pendidikan nasional yaitu (1) pemerataan dan akses layanan pendidikan, (2) peningkatan mutu dan relevansi pendidikan, dan (3) tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik pendidikan. Di samping itu, Renstra ini juga mengakomodasi isu-isu strategis yang sedang berkembang pada level daerah, nasional dan internasional termasuk komitmen Millenium Development Goals (MGDs).
  3. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Batang mengamanatkan bahwa arah pembangunan Kabupaten Batang yaitu Pemerintah Kabupaten Batang telah menetapkan visi pembangunan pendidikan di wilayah Batang yaitu terselengaranya layanan prima pendidikan yang berkualitas untuk mewujudkan masyarakat Batang yang cerdas komprehensif dan berdaya saing. Yang dimaksud masyarakat Batang yang cerdas komprehensif dan berdaya saing adalah masyarakat Batang yang menjadi sumberdaya manusia yang berkualitas, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, bereto skerja tinggi, demokratis dan bertanggung jawab untuk menghadapi tantangan dan tutntutan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global.
  4. Rencana Strategis Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga Kabupaten Batang Tahun 2012-2017 diarahkan pada fokus terhadap peningkatan sumber daya manusia yang semakin berkualitas dan tumbuh berkembang secara dinamis serta dapat mampu ikut menjaga tegaknya supermasi hukum menuju masyarakat Kabupaten Batang yang sejahtera.
  5. Rencana Kerja Jangkan menengah SMK Negeri 1 Kandeman yang berfokus pada peningkatan tenaga pendidik yang profesional dan kompeten pada bidangnya masing-masing, peningkatan sarana dan prasarana yang cukup memadai untuk menunjang proses pembelajaran serta terjaminya ketersediaan dan keterjangkauan layanan pendidikan formal yang berkualitas dengan tanpa membedakan status ekonomi, gender, dan wilayah. Pengembangan tersebut juga dilakukan dengan cara penerapan pendidikan yang kreatif dan inovatif  dalam rangka mewujudkan satuan pendidikan yang efektif, efisien, akuntabel, profesional dan teransparan.

1.5        Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK Negeri 1 Kandeman Tahun 2015 - 2019 adalah sebagai berikut:

 

         BAB I    PENDAHULUAN

Pada Bab Pendahuluan berisi tentang latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan, hubungan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK Negeri 1 Kandeman Tahun 2015 - 2019 dengan dokumen perencanaan lainnya serta sistematika penulisan.

BAB II   KONDISI UMUM SEKOLAH

Pada Bab ini memuat tentang gambaran umum pelayanan sekolah, yang meliputi profil sekolah, susunan kepegawaian, sumber daya, struktur organisasi yang kemudian diterjemahkan dalam penjabaran tugas pokok dan fungsi, kinerja pelayanan, tantangan dan peluang pengembangan pelayanan sekolah.

         BAB III ANALISA STRATEGIS PENGEMBANGAN SEKOLAH

Pada Bab ini memuat komponen yang meliputi isu-isu strategis dengan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi sekolah, hasil evaluasi diri sekolah, identifikasi masalah terhadap pencapaian Standar Nasional Pendidikan, identifikasi masalah pelayanan terhadap pemenuhan standar minimal pendidikan serta penentuan startegi sekolah untuk mengelola dan menyelenggarakan pendidikan.

         BAB IV VISI, MISI, TUJUAN SEKOLAH

Dalam Bab ini memuat berbagai konsensus dan komitmen mengenai visi, misi, tujuan dan sasaran sekolah

BAB V   PROGRAM KERJA SEKOLAH

Dalam Bab ini dikemukakan rencana program dan kegiatan sekolah, indikator kinerja serta target yang akan dicapai SMK Negeri 1 Kandeman selama tahun 2015 - 2019

BAB VI PAGU INDIKATIF RENCANA ANGGARAN SEKOLAH

Dalam Bab ini dikemukakan rencana anggaran sekolah disertai pagu indikatif per program dan kegiatan sekolah untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah selama empat tahun.

BAB VIII PENUTUP

               Bab Penutup berisi penegasan terhadap komitmen untuk melaksanakan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK Negeri 1 Kandeman Tahun 2015 - 2019 secara konsisten yang implementasinya dijabarkan dalam Rencana Kerja Tahunan Sekolah.

 

Selangekapnya klik tautan berikut http://gg.gg/KRJM_smkn1kandeman

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut pendapat anda tentang tampilan website SMK Negeri 1 Kandeman ini?

Kurang
Cukup
Sangat Bagus
Baik

Lihat Hasil Polling
PENGUMUMAN TERBARU
AGENDA SEKOLAH TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Dikunjungi oleh : 42941 user
  • IP address : 54.221.147.93
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
GALERI KEGIATAN TERBARU
STREAMING INDONESIA RAYA 3 STANZA